| Ribuan Pencari Kerja Serbu TMJMF |
|
|
|
| Written by Maria | |
| Thursday, 19 July 2007 | |
|
SOLO (KR) - Ribuan pencari kerja menyerbu Technical Marketing Job Market Fair (TMJMF) yang diprakarsai Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Solo di Graha Wisata Niaga selama dua hari mulai Rabu (18/7). Guna menghindari hal tak diinginkan, untuk memasuki ruang stand bursa kerja, para pencari kerja diatur secara bergelombang masing-masing kelompok 300 orang sesuai nomor urut pendaftaran. Sementara kerumunan dalam jumlah besar tetap terjadi di sekitar papan pengumuman yang mencantumkan daftar perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja beserta persyaratan. Mereka saling berdesakan untuk memperoleh posisi paling depan agar bisa membaca formasi kerja dan syarat-syarat yang diperlukan. Sekitar 45 perusahaan, jelas Kepala Disnaker Solo Ir Sundjojo, ikut dalam bursa kerja kali ini, dengan jumlah lowongan sebanyak 3.153. Dari jumlah lowongan sebesar itu, tambahnya, dua per tiga di antaranya merupakan format seleksi untuk wanita dan sisanya untuk laki-laki. Secara rinci disebutkan, perusahaan peserta bursa kerja terdiri perusahaan percetakan dan penerbitan 3 perusahaan, garmen (6 perusahaan), asuransi (6), jasa penjualan (6), perusahaan keuangan dan pembiayaan (10), perbankan (2), lembaga latihan swasta (4), perhotelan (2), Penyalur Jasa Tenaga Kerja (3), jasa penerbangan, industri kimia dan produksi makanan masing-masing 1 perusahaan. ”Kami berharap semua lowongan kerja ini dapat terisi, sehingga mampu mengurangi jumlah penangguran,” ujar Sundjojo. Pencari Kerja Berdasar data yang dihimpun Disnaker bersama Biro Pusat Statistik, tambah Sundjojo, jumlah pencari kerja di Solo pada tahun 2006 mencapai 8.597 orang. dari jumlah pencari kerja sebesar itu, sekitar 1.473 orang terserap dalam lapangan kerja dengan rincian 932 orang untuk penempatan antarkerja lokal, 370 orang untuk antarpropinsi, dan 171 orang untuk penempatan antarnegara. Sedangkan data terakhir tahun 2007 hingga bulan Mei, jumlah pencari kerja sebanyak 1.304 orang, dan sekitar 500 di antaranya sudah terserap dalam lapangan kerja. Begitu besar pencari kerja, sementara lowongan kerja relatif terbatas, Disnaker mencoba menjembatani lewat bursa lowongan yang tahun ini digelar kali kedua. Bursa lowongan kerja seperti ini, menurut Sundjojo sangat membantu baik bagi pencari kerja maupun perusahaan pencari tenaga kerja. Di satu sisi pencari kerja akan memperoleh informasi lengkap soal lowongan kerja, sebaliknya perusahaan bisa leluasa menjaring calon tenaga berkualitas sebagaimana yang dinginkan. (Hut)-d |
| < Prev | Next > |
|---|




