| Tes CPNS Diumumkan Hari Ini |
|
|
|
| Written by Info Lowongan | |
| Thursday, 16 March 2006 | |
|
Jumat, 17 Mar 2006/jawapos.com Yang menarik, dari sekitar 439 ribu peserta se-Jatim, ada 200 peserta yang gugur secara administatif. Sebab, datanya gagal diolah komputer. "Ada pelamar yang salah dalam pengisian formulir. Sehingga datanya tidak bisa diproses lebih lanjut," ujar ketua penanggung jawab koreksi soal tes CPNS ITS Ari Santoso. Namun, jumlah ini jauh berkurang dibanding pelaksanaan tahun sebelumnya. Waktu itu, faktor kesalahan teknis mencapai lebih dari 5 persen. Pengumuman hasil tes CPNS bisa dilihat di beberapa instansi di masing-masing daerah. Selain itu, peserta tes bisa mengetahui hasilnya lewat internet maupun fasilitas SMS. Untuk pengumuman via website, rencana semula bisa diakses sejak pukul 16.00 kemarin ternyata baru bisa dibuka pukul 23.00 tadi malam. Ada tiga situs pemprov yang menyediakan pengumuman hasil tes CPNS. Yaitu http://kepegawaian.go.id, http://kepegawaian1.go.id, dan http://kepegawaian2.go.id. Panitia penerimaan CPNS pemprov, Mardiyanto menambahkan, pengumuman untuk pelamar dari tenaga honorer diundur pukul 13.00 hari ini karena alasan teknis. "Untuk tenaga honorer tidak kita umumkan di website, melainkan langsung ke instansi yang bersangkutan," ujarnya. Pemakaian teknologi berbasis internet ini diharapkan mampu mencegah terjadinya antrean peserta tes di kantor-kantor pemerintah setempat. Sedangkan, untuk fasilitas SMS, pendaftar CPNS bisa mengaksesnya dengan cara mengetik: itscpnsnomor tes peserta sembilan digit dan dikirim ke nomor 7890. Meski demikian, Soekarwo mengimbau masyarakat tetap melihat pengumuman di tempat resmi. "Teknologi ini memang sifatnya memudahkan. Tapi, kita imbau mereka tetap melihat di tempat resmi sebagai perbandingan," katanya. Sementara itu, Wali Kota Bambang D.H. membawa kabar mengecewakan bagi para pegawai berstatus honorer daerah (honda) di lingkungan pemkot Surabaya. Menurutnya, janji Men PAN yang akan mem-PNS-kan seluruh honda hingga 2009 tidak bisa terlaksana di Pemkot Surabaya. Sebab, sistem pengangkatan honda akan berbasis kualitas. "Jadi, tidak semua pegawai honda bisa diangkat menjadi PNS. Kita akan selektif. Para pegawai honda yang tidak berkualitas tidak mungkin diangkat," tandasnya. (ris/ein/oni) |
|
| Last Updated ( Friday, 17 March 2006 ) |
| < Prev | Next > |
|---|




