| SBY Minta Pemda Jelaskan Soal CPNS |
|
|
|
| Written by Info Lowongan | |
| Tuesday, 28 March 2006 | |
|
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa prihatin dengan timbulnya masalah di beberapa daerah dalam proses penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Keprihatinan presiden muncul karena pengaduan masalah CPNS banyak disampaikan masyarakat kepada presiden melalui surat ke PO Box 9949 dan telefon 021-3818152. Hingga 20 Maret, sedikitnya 16.625 surat masuk ke PO Box 9949. Sedangkan pengaduan menggunakan SMS yang diterima presiden berjumlah 1.976.261 pesan. "Presiden sudah menyampaikan agar pemda dan instansi terkait memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya mengenai tes CPNS, sehingga semua permasalahan dalam proses penerimaan CPNS tidak ada yang tidak jelas," kata Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan Pemberantasan KKN Sardan Marbun kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/3). Menurut Marbun, Presiden Yudhoyono juga mengingatkan jajaran birokrasi bahwa birokrat harus bertindak sebagai pelayan, bukan penguasa. "Banyak surat dan pengaduan meminta agar dilakukan pembenahan dalam penerimaan CPNS, sehingga tidak terjadi kesemrawutan. Masyarakat meminta supaya penerimaan CPNS dilakukan secara transparan," kata Marbun. Selain masalah CPNS, hal menonjol dalam surat dan SMS yang ditujukan kepada Presiden Yudhoyono adalah pengaduan korupsi, pungli, imbauan TDL tidak dinaikkan, pembenahan distribusi santunan langsung tunai (SLT) dan pelaksanaan bantuan operasional sekolah (BOS). Marbun juga mengharapkan masyarakat melaporkan jika ada penyimpangan dan meraka memiliki bukti yang cukup kuat dalam penyaluran SLT, BOS, dan layanan penyelenggara negara. (A-94)*** Sumber:pikiran-rakyat.co.id/28 maret 2006 |
| < Prev | Next > |
|---|




