Halaman Utama arrow Artikel arrow Latest arrow Lapangan kerja di sektor pertanian berkurang 10,93 Juta orang masih nganggur Monday, 12 May 2008
Advertisement
Lapangan kerja di sektor pertanian berkurang 10,93 Juta orang masih nganggur PDF Print E-mail
Written by Maria   
Friday, 08 December 2006
Jakarta (Espos)
Jumlah pengangguran terbuka hingga Agustus 2006 mencapai 10,93 juta orang (10,28%). Angka tersebut hanya turun sedikit, 1,5% atau 170.000 orang dibandingkan Februari 2006 yang mencapai 11,19 juta (10,45%).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan besarnya angka pengangguran itu sangat memberatkan. Rasio 10%, menurut Rusman, sangat tidak manageable karena angka yang masih memadai dan bisa manajemen harusnya sebesar 5 persen. ”Menurut pemikiran Presiden angka pengangguran yang memadai itu 5%, di pengalaman berbagai negara 5% itu manageable, namun di atas itu seperti yang kita alami sekarang masih berat,” kata Rusman, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (1/12)..

Pada bagian lain, Rusman mengungkapkan jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2006 mencapai 95,46 juta orang, bertambah sebanyak 280.000 orang dibanding jumlah penduduk bekerja pada Februari 2006.
Penambahan angkatan kerja baru, menurut Rusman, terjadi pada sektor jasa, perdagangan dan konstruksi. Penambahan sektor kerja tersebut merupakan limpahan akibat berkurangnya lapangan kerja di sektor pertanian.

Musim kemarau yang panjang menyebabkan kegiatan di sektor pertanian, terutama pada sawah tadah hujan sangat berkurang. Jumlah penduduk di sektor pertanian berkurang 2,18 juta orang dari 42,32 juta pada Februari 2006 menjadi 40,14 juta pada Agustus 2006.

Pertambahan jumlah penduduk yang bekerja terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia kecuali di Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Maluku dan Irian. Sementara total angkatan kerja pada Agustus 2006 mencapai 106,39 juta orang, bertambah sekitar 110.000 orang dibandingkan jumlah angkatan kerja pada Februari 2006 sebesar 106,28 juta.

Jumlah Wisman turun
Di sektor pariwisata, Rusman mengungkapkan jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan Oktober 2006 mengalami penurunan 12,96%.
Wisman bulan Oktober hanya mencapai 290.300 orang, dibanding jumlah Wisman bulan September 2006 sebanyak 333.500 orang.

Sementara itu jumlah Wisman ke Bali pada bulan Oktober 2006 turun 4,62% dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari 124.500 orang pada bulan September 2006 menjadi 118.800 orang pada bulan Oktober.
Jumlah Wisman dari 13 pintu masuk selama Januari-Oktober 2006, mencapai 3,22 juta orang atau menurun 7,91% dibanding jumlah Wisman pada periode yang sama tahun 2005 sebanyak 3,50 juta orang.

Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di 10 daerah tujuan wisata pada bulan September 2006 mencapai rata-rata 46,51%, atau turun 1,98% dibanding TPK Agustus 2006 sebesar 48,49%. - dtc
Sumber:solopos.com

 
< Prev   Next >
Copyrights © 2006 Lowongan.info
Powered by IndonesiaCommerce | Design by Man-Design