| Jepang Minta 50 Ribu Perawat dari Indonesia |
|
|
|
| Written by Info Lowongan | |
| Friday, 24 November 2006 | |
|
JAKARTA - Jepang minta dikirimi 50 ribu perawat berpendidikan minimal diploma setiap tahun. Order ini diterima Indonesia melalui Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans). "Mereka minta tenaga kerja profesional, bukan program pemagangan seperti permintaan dari sektor industri," ujar Menakertrans Erman Soeparno kemarin. Selain tenaga perawat, Jepang meminta Indonesia mengirimkan tenaga kerja rumah tangga dan pekerja hotel. Namun, tidak disebutkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan di Negeri Sakura itu. Pengiriman tenaga kerja ke Jepang merupakan salah satu isu yang dibahas dalam naskah kerja sama bilateral antara pemerintah RI dan Jepang. Menurut rencana, naskah kerja sama tersebut akan ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam kunjungan kerja Presiden SBY ke Tokyo akhir November ini. Penempatan tenaga kerja perawat itu akan menjadi sejarah karena untuk pertama Jepang membuka kesempatan bagi profesional bekerja di sektor kesehatan dan pariwisata. Apalagi, izin kerja yang diterbitkan Jepang bukan lagi siswa magang, melainkan izin kerja temporer. Selain meminta tenaga kerja dari Indonesia, Jepang telah mengirim order permintaan tenaga kerja sektor domestik dan pariwisata ke Filipina. Pengiriman tenaga perawat ke luar negeri memang bukan kali pertama dilakukan. Sebab, Depnakertrans telah beberapa tahun ini mengirimkan ribuan tenaga perawat berpendidikan diploma ke negara-negara di kawasan Teluk dan Eropa Barat. "Mereka umumnya minta tenaga perawat medis, perawat anak-anak, dan perawat orang lanjut usia," jelas Erman. Untuk memenuhi permintaan Jepang, Depnakertrans telah berkoordinasi dengan sejumlah lembaga pendidikan keperawatan. Penempatan tenaga kerja profesional berbeda dengan tenaga kerja di sektor informal. "Selain kemampuan dasar keperawatan, dibutuhkan kemampuan manajemen dan bahasa yang sesuai dengan negara penempatan," katanya. Selain untuk mengeruk yen, penempatan TKI ke Jepang bertujuan menarik lebih banyak turis asal Jepang ke sejumlah wisata di nusantara, terutama Bali. (noe) |
| < Prev | Next > |
|---|




