Halaman Utama arrow Tip dan Trik arrow Tip dan Trik : Gagal Mencintai Perusahaan, Cintailah Pekerjaan Friday, 16 May 2008
Advertisement
Tip dan Trik : Gagal Mencintai Perusahaan, Cintailah Pekerjaan PDF Print E-mail
Written by Info Lowongan   
Tuesday, 25 April 2006
Oleh redaksi harianbatampos.com

BATAM - Kejenuhan saat bekerja memang sulit untuk dihindari. Mengantisipasinya, yang diperlukan adalah menilik latar belakang timbulnya rasa ini. Namun dengan menanamkan rasa cinta terhadap pekerjaan, dapat menjadi salah satu strategi membentengi diri dari rasa jenuh. Hal ini diungkapkan Johannes Alamsyah Psi.
Menurutnya, walaupun seseorang tidak bisa mencintai perusahaan tempatnya bekerja, namun dengan mencintai pekerjaan yang digeluti akan membuatnya ikhlas dalam melakukan rutinitas pekerjaan.Dipaparkan Jo sapaan akrabnya, banyak latar belakang yang biasanya menjadi pemicu timbulnya rasa jenuh saat beraktivitas di kantor.

Diantaranya beban moral yang besar, hingga membuat pribadi tersebut tidak sanggup untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Beban moral tersebut bisa terjadi ketika seseorang tidak dapat menunaikan tugas-tugas yang sebenarnya di luar kemampuannya,ataupun beban kerja yang sama dan monoton setiap hari, hingga menimbulkan rasa pesimis untuk dapat menyelesaikannya.

“Tapi semua ini tergantung tipe orangnya, ada orang yang memiliki tipe dinamis, walaupun memiliki ritme kerja monoton namun ia tetap bisa mengatasi rasa jenuh dan tetap menikmati profesinya, namun ada juga orang yang tipe pembosan, begitu pekerjaan yang dilakukannya tidak seperti yang dibayangkan akan cepat sekali mengalami rasa jenuh,’’ ungkap pria yang pernah menjabat sebagai ketua HIMPSI (Himpunan Psikolog Indonesia) Cabang Batam ini.

Disamping itu terjadinya konflik yang tidak disadari baik sesama rekan kerja, atasan ataupun bawahan hingga akhirnya mendatangkan rasa dongkol atau kesal juga memicu timbulnya rasa jenuh.“Akhirnya saat mau datang ke kantor ada rasa jenuh, bosan, serta rasa-rasa yang sifatnya tidak nyaman,’’ ujar Jo.

Akibatnya produktivitas menjadi menurun, bahkan hubungan emosi dengan penghuni kantor juga bisa terganggu. Buruknya lagi. jika kondisi ini terbawa hingga ke rumah, stabilitas kehidupoan keluargapun jadi terganggu.

Diuraikan psikolog yang juga berprofesi sebagai staff Human Resources Department di PT AIT ini, ketika seseorang dihinggapi rasa jenuh biasanya juga diperlihatkan melalui beberapa tanda. Seperti perasaan malas setiap kali akan berangkat kerja yang cenderung disertai beragam alasan seperti sakit dan lainnya, atau ciri yang lebih berbahaya lagi jika terlihat kurang bersemangat dalam melaksanakan tugas. “Karena ini bisa berimbas pada pekerjaan, tugas yang sederhanapun jadi sering salah,’’ kata Jo.

Mengeluh dan mengeluh bukanlah satu solusi. Menurutnya ada baiknya menarik diri dari kesibukan ketika kejenuhan tak lagi bisa dielakkan. “Misalnya dengan mengadakan refreshing atau istirahat dan jika perlu ambil cuti,’’ urai Jo.

 “Ada baiknya juga, dikomunikasikan dengan rekan dan bisa jadi juga dari hasil evalusi tersebut diketahui harus pindah bidang ya harus dipersiapkan karena nggak mungkin melanjutkan pekerjaan yang tidak cocok dengan kemampuan ataupun pengetahuan serta kepribadian, karena sangat memungkinkan mendatangkan kejenuhan,’’ tegas Jo mengakhiri.

 
< Prev   Next >
Copyrights © 2006 Lowongan.info
Powered by IndonesiaCommerce | Design by Man-Design