Halaman Utama arrow Artikel arrow Latest arrow OPEN HOUSE, PAMERAN DAN INFORMASI BEASISWA; Sekolah Pascasarjana UGM Tak Lagi Menunggu Friday, 16 May 2008
Advertisement
OPEN HOUSE, PAMERAN DAN INFORMASI BEASISWA; Sekolah Pascasarjana UGM Tak Lagi Menunggu PDF Print E-mail
Written by Info Lowongan   
Wednesday, 19 April 2006
YOGYA (KR) - Sekolah Pascasarjana (SPs) UGM sudah tidak lagi hanya menunggu mahasiswa yang datang, tetapi harus mengundang dan menjemput bola. Apalagi sekarang ada beberapa Program Studi (PS) yang tidak laku, karena memang tidak kompetitif walaupun masih ada peminat tetapi kecil. PS dikatakan impas kalau mahasiswanya di atas 15 orang.Demikian dikatakan Direktur SPs-UGM Dr Irwan Abdullah di sela-sela pembukaan Open House, Pameran dan Informasi Beasiswa Mahasiswa S-2 dan S-3 di Lantai Dasar Gedung SPs-UGM Jl Teknika Utara, Sleman, Selasa (18/4). Open house, pameran dan informasi beasiswa bagi calon mahasiswa S-2 dan S-3 ini berlangsung dari 18 hingga 20 April 2006. Menjawab pertanyaan PS yang tidak laku Irwan Abdullah mengatakan, masih tetap laku tetapi tidak memenuhi kuota, seperti yang sudah diungkapkan tidak mencapai 15 mahasiswa setiap prodi, namun jumlah pelamar terus meningkat. PS yang kurang peminat saat ini arkeologi, PS pertanian hampir semua kurang laku, dari sekian PS pertanian yang laku keras Magister Manajemen Agribisnis.

 ”Padahal dulu semua PS pertanian mensubsidi program-program yang lain, sekarang sebaliknya. Karena itu ke depan akan menutup PS yang peminatnya kecil dan mengembangkan program baru yang memang dibutuhkan pasar. Tidak menutup kemungkinan membuka kembali PR yang sudah ditutup, karena diperlukan lagi,” ujar Dr Irwan Abdullah.

 Dalam pengembangan program baru lebih mengarah ke PS standard, sehingga menghasilkan lulusan yang benar-benar berkualitas. Saat ini SPs-UGM untuk program reguler menawarkan 64 Program Studi. Sementara untuk program non-reguler menawarkan 47 PS. Biaya pendidikan program doktor (S-3) Rp 6 juta/semester atau total biaya pendidikan berkisar antara Rp 36 juta-Rp 48 juta.

 Biaya pendidikan mahasiswa asing US $ 1,300/semester. Bagi calon yang memenuhi syarat, dimungkinkan untuk mendapatkan beasiswa BPPS Depdiknas (khusus dosen tetap PTN/ PTS di lingkungan Depdiknas). Biaya pendidikan tersebut masih ditambah biaya perkuliahan bagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa BPPS dan biaya lain sesuai dengan kebijakan dari masing-masing program studi. Pelamar yang diterima dikategorikan tiga pola, terstruktur A calon doktor wajib kuliah, dengan beban SKS antara 30-56 ditempuh maksimum 4 semester. Terstruktur B, calon doktor wajib kuliah dengan beban antara 13-29 SKS ditempuh maksimum 3 semester. Ter-struktur C, calon doktor wajib kuliah dengan beban maksimum 12 SKS ditempuh maksimum dua semester.

 Selain itu SPs-UGM juga menawarkan berbagai bentuk kerja sama kepada berbagai pihak, di antaranya penyelenggaraan program S-2 dan S-3 bersama, pelaksanaan seminar, workshop dan pelatihan bersama, pengembangan penelitian dan publikasi bersama. Ke depan terus memperluas jaringan kemitraan dan komunikasi internasional bagi peserta program,” ujar Dr  Irwan. (Asp)-o
Sumber:kedaulatan-rakyat.com(19/04/06)
Last Updated ( Wednesday, 19 April 2006 )
 
< Prev   Next >
Copyrights © 2006 Lowongan.info
Powered by IndonesiaCommerce | Design by Man-Design