Halaman Utama arrow Artikel arrow Latest arrow Rendah, Jaminan Pekerja di Cilacap Friday, 09 May 2008
Advertisement
Rendah, Jaminan Pekerja di Cilacap PDF Print E-mail
Written by Maria   
Wednesday, 13 February 2008
13/02/2008  CILACAP (KR) -

Perhatian perusahaan terhadap para pekerjanya di wilayah Kabupaten Cilacap masih minim. Hal tersebut dikuatkan dengan masih banyak karyawan yang ada tidak diikutsertakan dalam program Jamsostek. Akibatnya jaminan kesehatan dan hari tua mereka menjadi para pekerja tidak jelas. “Jumlah perusahaan di Kabupaten Cilacap saat ini yang aktif mengikuti Program Jamsostek baru mencapai 596 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 19.331 orang. 
Sedang perusahaan non aktif yang mengikuti Program Jamsostek sebanyak 875 perusahaan dengan tenaga kerja sebanyak 31.654 orang,” ujar Bupati Cilacap Probo Yulastoro di sela-sela serah terima jabatan Kepala cabang PT Jamsostek Cilacap dari Dra Ninuk Trihatmani kepada Sumargo SE, Selasa (12/2).

 Namun demikian, Probo merasa optimis tahun ini jumlah perusahaan yang mengikuti program Jamsostek tersebut akan terus bertambah, mengingat belum semua perusahaan di Cilacap mengikutsertakan karyawannya untuk mengikuti program Jamsostek. Sedang kesadaran pengusaha untuk memperhatikan perlindungan terhadap para pekerjanya semakin meningkat.

 Menurut Bupati, karena dengan mengikuti program Jamsostek setiap tenaga kerja yang ada bisa memperoleh berbagai perlindungan maupun jaminan, baik jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian atau meninggal dunia maupun jaminan pemeliharaan kesehatan. “Dengan diperolehnya jaminan tersebut, maka secara otomatis produktivitas para pekerja menjadi semakin meningkat, karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk kesejahteraan yang diberikan perusahaan,” lanjutnya.

Sejumlah pengusaha Cilacap mengakui belum jelasnya iklim industri yang berpengaruh terhadap ekonomi secara global menjadi pemicu belum mampunya mereka untuk mengikut sertakan para pekerjanya dalam program Jamsostek.

Dalam serah terima jabatan itu, diserahkan pula dana jaminan kematian akibat kecelakaan kerja kepada Ny Kasinah ahli waris Wiryo, bantuan alat praktik kerja untuk Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) Cilacap, serta bantuan dana Rp 40 juta untuk penanganan bencana banjir di Kabupaten Cilacap dari PT BNI Tbk dan bantuan GNOTA Cilacap untuk 45 siswa SD,SLTP dan SLTA. (Mak)-g
 
< Prev   Next >
Copyrights © 2006 Lowongan.info
Powered by IndonesiaCommerce | Design by Man-Design